Posted on

very important..

Fayruz Rahma

Kajian dari Ustadz Syatori Abdurrouf
(plus beberapa improvisasi penulis)
Jalasah Ruhiy di Darush Sholihat. Rabu sore, 6 Februari 2013.

Menuliskan ini bukan berarti saya sudah bisa shalat khusyu’ lho. Mari sama-sama belajar untuk bisa lebih khusyu’ dan fokus kepada Allah swt. saat shalat :’)

Khusyu’ adalah amalan hati yang tidak bisa didapat secara instan. Khusyu’ tidak harus dalam keadaan gelap, memejamkan mata, sunyi senyap, ataupun bercucuran air mata. Ada orang shalat di pinggir jalan raya, dalam kondisi di sekitar orang-orang yang ramai berlalu lalang, namun masih bisa khusyu’. Khusyu’ adalah tanda menikmati.

Apa yang terjadi di luar shalat, itulah yang terjadi di dalam shalat. Vice versa! Apa yang terjadi di dalam shalat, itulah yang terjadi di luar shalat. Jadi, kalau saat shalat kita belum bisa khusyu’, bisa jadi itu adalah cerminan kegiatan sehari-hari yang belum berniatkan untuk ibadah pada-Nya.

Shalatlah sebelum kalian shalat!

Lho, shalat sebelum shalat? Njuk piye…

View original post 628 more words

Advertisements

About apensiveonmyown

I'm thoughtful, sensitive, forgetful, and sometimes absent-minded.. That's me!! A complete package of imperfectness...;-p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s